Kontraktor Bangunan Jakarta,Konstruksi Baja Pabrik,Gudang,Wokshop,Ruko,Kantor,Rumah,Hotel, Lapangan Futsal,Soil Test,UjiSondir,Borepile

Kontraktor Bangunan Jakarta,Konstruksi Baja Pabrik,Gudang,Ruko,SoilTest,UjiSondir,Borepile

Jasa Kontraktor,Kontraktor Bangunan Jakarta,Konstruksi Baja,Kontraktor Bangun Pabrik,Gudang,Workshop,Ruko,Kantor,Rumah,Hotel,Futsal,Soil Test,UjiSondir,Borepile

Jasa Kontraktor,Kontraktor Bangunan Jakarta,Konstruksi Baja,Kontraktor Bangun Pabrik,Gudang,Workshop,Ruko,Kantor,Rumah,Hotel,Futsal,Soil Test,UjiSondir,Borepile

Jasa Kontraktor,Kontraktor Bangunan Jakarta,Konstruksi Baja,Kontraktor Bangun Pabrik
Bangun Gudang,Workshop,Ruko,Kantor,Rumah,Hotel,Futsal,Soil Test,UjiSondir,Borepile

Kontraktor Bangunan Jakarta,Konstruksi Baja Pabrik,Gudang,Ruko,SoilTest,UjiSondir,Borepile

Kontraktor Pondasi Bangunan

June 20th, 2013

Kontraktor Pondasi Bangunan

Kontraktor Pondasi Bangunan

Pondasi Suatu Bangunan :

Setelah mendapatkan data tanah dari hasil uji sondir, maka Pondasi suatu bangunan dapat didesain sesuai dengan kebutuhannya yang mengacu kepada aspek “Keamanan Struktur dan Keselamatan” dengan safety factor yang tinggi.

Definisi Pondasi ?

Pondasi Bangunan  berfungsi untuk meneruskan beban struktur atas yang ada di atas muka tanah (kolom bangunan) dan gaya-gaya lain (akibat gempa/angin) yang bekerja ke tanah pendukung bangunan tersebut. Dalam teknik pondasi kriteria tanah sesuai dengan kemampuan dalam menerima beban di atasnya yaitu bila tanah tersebut mempunyai kuat dukung tinggi dan penurunan yang terjadi adalah kecil.

Pemilihan jenis pondasi tergantung dari beban yang akan ditahan dan kedalaman lapisan tanah kerasnya.

 Jenis-jenis Pondasi dibedakan :  

 1. Berdasarkan bahan yang dipakai yaitu :

  • Pondasi Batu bata
  • Pondasi Batu kali/karang
  • Pondasi beton

2. Berdasarkan bentuk dan kedalaman, yaitu :

  • Pondasi Dalam
  • Pondasi dangkal

3. Berdasarkan beban yang dipikul, yaitu :

  • Pondasi : memanggung beban vertikal
  • Turap : menanggung beban horizontal

 

Sekilas tentang Pondasi Dangkal & Dalam 

PONDASI DANGKAL :

Pada pondasi tipe ini beban diteruskan oleh kolom/tiang, selanjutnya diterima pondasi dan disebarluaskan ke tanah. Dasar tanah yang menerima beban tidak lebih dari 1 sampai 2 meter dari permukaan tanah. Disini tembok-tembok, kolom, maupun tiang bangunan berdiri dengan pelebaran kaki diatas tanah dasar yang keras dan padat.

Contoh Pondasi dangkal :

  • Pondasi Tapak,
  • Pondasi Setempat,
  • Pondasi Cakar Ayam,
  • Pondasi Batu kali.

PONDASI DALAM :

Pada pondasi tipe ini, beban diteruskan oleh kolom/tiang melalui perantaraan tumpuan (poer pondasi, rooster kayu/balok kayu ataupun beton bertulang) yang dipancangkan dalam tanah. Kedalaman tanah keras pada pondasi jenis ini mencapai 4 sampai 5 meter dari permukaan tanah.

Contoh Pondasi Dalam :

  • Pondasi tiang pancang (driven pile)
  • Pondasi tiang franki (franki pile)
  • Pondasi tiang bor (bored pile)
  • Pondasi tiang injeksi (injection pile) dll

PONDASI TIANG BOR ( Bored Pile )

Tahapan Pelaksanaan Pondasi Tiang Bor yaitu :

  • Penggalian tanah dengan cara dibor sesuai dengan diameter rencana pondasi dan kedalaman pondasi.
    Pengalian Pondasi Bore Pile Bangunan
  • Jika tanahnya mudah runtuh dapat diberi chasing terlebih dahulu untuk menghindari longsornya dinding lubang hasil pengeboran. Setelah chasing tertancap sisa lumpur dan material yang lain yang ada di lubang pengeboran dipompa naik.

Penggunaan Casing Baja untuk Pondasi Bore Pile Bangunan

  • Diberikan rangkaian tulangan kedalam lubang.
    Rangkaian Pembesian Pondasi Bore pile Bangunan
  • Dicor lubang tersebut dengan beton segar.
    Pengecoran Beton Pondasi dengan sistem Tremie
  • Lanjutannya pemotongan kepala bore pile dan pembuatan Pile Cap Pondasi
    Pemotongan Kepala Pondasi Borepile Bangunan
  • Persiapan Pile Cap, Pembesian, Bekisting dan Pengecorannya
    Persiapan Pondasi Pile Cap

 Jika anda membutuhkan pembuatan Pondasi Bangunan,

silahkan hubungi kami :
Kontraktor Pondasi Bangunan Jakarta )

di : 021-7077 3509 / 0812-866 88799

email : grahabj@gmail.com / info@grahabangunjaya.com

Mengapa Uji Sondir (Soil Test ) itu Penting ?

January 25th, 2013

Soil Test - Uji Sondir

Mengapa Uji  Sondir (Soil Test ) itu Penting ?

Soil Test dengan Uji Sondir   sangat Penting !!!  Karena…,

Pengujian soil test dengan sondir merupakan salah satu pengujian penetrasi yang bertujuan untuk mengetahui daya dukung tanah pada setiap lapisan serta mengetahui kedalaman lapisan pendukung yaitu lapisan tanah keras. Hal ini dimaksudkan agar dalam mendesain Pondasi yang akan digunakan sebagai penyokong kolom bangunan diatasnya memiliki faktor Keamanan (safety factor) yang  tinggi sehingga bangunan diatasnya tetap kuat dan tidak mengalami penurunan atau settlement yang dapat membahayakan dari sisi keselamatan akan bangunan dan penghuni didalamnya.

Banyak terjadi kegagalan struktur (bangunan roboh/ runtuh) akibat tidak diperhatikan pentingnya Pengujian  Soil test (penyelidikan tanah) ini, untuk itu sangat di sarankan untuk melakukan Soil Test dengan Uji Sondir ini, sehingga dapat didesain jenis pondasi yang aman dan efektif sesuai dengan karakteristik tanah dari bangunan yang akan dibangun.

Bangunan Runtuh

Apa itu Alat Uji Sondir?

Sondir  adalah alat berbentuk silindris dengan ujungnya berupa konus. Biasanya dipakai adalah bi-conus type Begemann yang dilengkapi dengan selimut/jacket untuk mengukur hambatan pelekat lokal (side friction) dengan dimensi sbb :

  • Sudut kerucut conus  : 60’
  • Luas penampang conus  : 10.00cm2
  • Luas selimut/jacket  : 150cm2.

Dalam Soil test dengan uji sondir, stang alat ini ditekan ke dalam tanah dan kemudian perlawanan tanah terhadap ujung sondir (tahanan ujung) dan gesekan pada silimur silinder diukur. Alat ini telah lama di Indonesia dan telah digunakan hampir pada setiap penyelidikan tanah pada pekerjaan teknik sipil karena relatif mudah pemakaiannya, cepat dan amat ekonomis.

Sesungguhnya alat uji sondir ini merupakan representase atau model dari pondasi tiang dalam skala kecil. Teknik pendugan lokasi atau kedalaman tanah keras dengan suatu batang telah lama dipraktekan sejak zaman dulu. Versi mula-mula dari teknik pendugaan ini telah dikembangkan di Swedia pada tahun 1917 oleh Swedish State Railways dan kemudian oleh Danish Railways tahun 1927. Karena kondisi tanah lembek dan banyaknya penggunaan pondasi tiang, pada tahun 1934 orang-orang Belanda memperkenalkan alat sondir sebagaimana yang kita kenal sekarang (Barentseen, 1936).

Metode ini kemudian dikenal dengan berbagai nama seperti:  Static Penetration Test” atau , Duch Cone Static Penetration Test  dan secara singkat disebut sounding saja yang berarti pendugaan. Di Indonesia kemudian dinamakan sondir yang diambil dari bahasa Belanda.

Uji sondir saat ini merupakan salah satu uji lapangan yang telah diterima oleh para praktisi dan pakar geoteknik. Uji sondir ini telah menunjukkan manfaat untuk pendugaan profil atau pelapisan (stratifikasi) tanah terhadap kedalaman karena jenis perilaku tanah telah dapat diindentifikasi dari kombinasi hasil pembacaan tahanan ujung dan gesekan selimutnya.

Besaran penting yg diukur pada uji sondir adalah perlawanan ujung yg diambil sebagai gaya penetrasi per satuan luas penampang ujung sondir (qc). Besarnya gaya ini seringkali menunjukkan identifikasi dari jenis tanah dan konsistensinya. Pada tanah pasiran, tahanan ujung jauh lebih besar daripada tanah butiran halus.

Apa hubungan kuat dukung tanah dengan data sondir (qc).  Anda dapat melihat hubungan nilai tahanan konus (qc) terhadap konsistensi tanah, sebagai berikut :

  • tanah yang sangat lunak nilai qc < 5 kg/cm2,
  • lunak 5-10 kg/cm2,
  • teguh 10-20 kg/cm2,
  • kenyal 20-40 kg/cm2,
  • sangat kenyal 40-80 kg/cm2,
  • keras 80-150 kg/cm2, dan
  • sangat keras > 150 kg/cm2.

Pelaksanaan soil test dengan uji sondir ini mengacu pada prosedur ASTM.D.3441, dimana nilai perlawanan conus (qc) dan nilai hambatan pelekat lokal atau side friction (fs) diamati setiap interval kedalaman 20cm dengan kecepatan penetrasi saat pembacaan nilai qc dan fs, diusahakan konstan yaitu kurang lebih 2cm/detik.

Test ini dilaksanakan hingga mencapai kemampuan maksimum alat, yakni nilai tekanan total atau qc = 250kg/cm2 atau hingga mencapai kedalaman maksimum dibawah permukaan tanah setempat.

Hasil test sondir ini disajikan berupa diagram atau grafik hubungan antara kedalamaan dengan qc, fs, total friction dan friction ratio.

Kontraktor Soil Test Deep Boring SPT

Boring Test :

Adalah pekerjaan pengambilan sample tanah asli untuk mengetahui kondisi tanah perlayer dan jika dimungkin sampai ke tanah keras. Dalam boring ini sekaligus dilakukan dengan SPT (standard penetration test) disetiap interval 2,0m.  Hal ini mengacu sesuai dengan prosedur ASTM D.1586, dengan berat hammer adalah 63,5kg dan tinggi jatuh bebas hammer adalah 76cm. Biasanya untuk pelaksanaan test digunakan Hammer Otomatis.

Contoh tanah yang diperoleh dari tabung SPT, dimasukan dalam kantong plastik dan diberi label nama sesuai dengan nilai/jumlah pukulan, kedalaman dan nomor bornya. Contoh tanah yang diperoleh dari SPT tsb bisa digunakan untuk visual description maupun test laboratorium bila diperlukan.

Dalam Uji Laboratorium  atas contoh tanah yang di peroleh dari pemboran meliputi antara lain :

  • Index Properties
    • Water Content : Perbandingan berat kandungan air terhadap berat tanah kering dinyatakan dalam persen.
    • Wet Density : Nilai berat isi tanah (basah) yaitu perbandingan anatar berat tanah lembab asli per sartuan volume, dalam gr/cm3.
    • Dry Density : Nilai isi tanah (kering) yaitu perbandingan anatar berat tanah kering per satuan volume, dalam gr/cm3.
    • Specific Gravity (ASTM.D854) : Nilai berat jenis butiran.
    • Degree of Saturation : Derajat kejenuhan tanah yaitu prosentase berat air yang mengisi rongga atau pori-pori dalam persen.
    • Atterberg Limits (ASTM D.4318) : Batas Cair (liquid limit), batas Plastis (plastic limit), dan indeks plastis (plasticity index). Dari test ini juga bisa diketahui clasifikasi tanah berdasarkan ketentuan USCS (unified soil classification system).
  • Enginerring Properties
    • Unconfined Compression (ASTM D.2166) : diperoleh nilai daya dukung tanah dalam keadaan tanpa tekanan samping (uncofined) yang dinyatakan dalam satuan kg/cm2.
    • Triaxial UU Test (ASTM D.2850) : Bertujuan untuk mendapatkan nilai kohesi c (kg/cm2). Dan sudut gelincir dalam atau internal friction angel tanpa tekanan pori dan dengan tekanan pori dinyatakan dalam derajat.
    • Consolidation (ASTM D.2435) : untuk mendapatkan parameter koefisien konsolidasi dan indeks konsolidasi untuk menghitung penurunan pondasi bangunan.

Metode pelaksanaan uji laboratorium ini disesuaikan dengan Standard ASTM untuk setiap jenis test bersangkutan.

Jika lokasi bangunan berupa tanah rawa yang cukup dalam, maka jenis pondasi yang dipilih tiada lain adalah pondasi tiang. Pondasi tiang bisa berupa; tiang-tiang pancang (spun pile, mini pile, dsb) atau berupa bor pile. Tiang pancang mungkin sedkit lebih ekonomis dibandingkan dengan bor pile, akan tetapi pemilihan jenis pondasi ini perlu mempertimbangkan efek getarannya yang dapat merusak banguan di sekitarnya. Meskipun jenis pondasi bor pile lebih mahal, namun dalam pelaksanaannya tidak menimbulkan getaran atau vibrasi.

Jika Anda ingin merencanakan pondasi tiang pada tanah rawa yang cukup dalam, sebaiknya tempatkan pada kedalaman yang nilai qc sama atau lebih 150 kg/cm2. Hal ini menunjukkan bahwa Anda telah menempatkan tiang-tiang pondasi pada tanah keras, dengan demikian tidak perlu dikhawatirkan lagi terjadi penurunan (settlement).

Jika anda membutuhkan Uji Sondir (Soil Test / Analisa Kondisi Tanah),  kami siap membantu anda dengan penawaran yang terjangkau dan untuk memberikan Analisa dan desain yang cocok dan aman untuk Pondasi Bangunan Anda.

Our Link Service

Call Us :

Contact-Kontraktor Soil Test Uji Sondir Jakarta

Konstruksi Baja Bangunan Pabrik, Gudang, Workshop

January 24th, 2013

Struktur  Bangunan dengan Konstruksi Baja untuk Pabrik – Gudang – Workshop – Hall :

Sifat Baja sebagai Material Struktur Bangunan :

Konstrusi Baja Bangunan Pabrik, Gudang, Workshop

Baja merupakan bahan yang mempunyai sifat struktur yang sangat baik sehingga pada akhir abad 19, dimulainya menggunaan baja sebagai bahan struktur ( konstruksi ) utama, ketika itu metode pengolahan baja yang murah dikembangkan dengan skala yang luas. Sifat Baja mempunyai kekuatan yang tinggi dan sama kuat pada kekuatan tarik maupun tekan dan oleh karena itu baja adalah menjadi elemen struktur yang memiliki batasan sempurna yang akan menahan beban jenis tarik aksial, tekan aksial, dan lentur dengan fasilitas yang hampir sama pada konstruksi (struktur) nya. Berat jenis baja tinggi, tetapi perbandingan antara kekuatan terhadap beratnya juga tinggi sehingga komponen baja tersebut tidak terlalu berat jika dihubungkan dengan kapasitas muat bebannya, selama bentuk-bentuk struktur (konstruksi) yang digunakan menjamin bahwa bahan tersebut dipergunakan secara efisien.

  • Keuntungan Baja sebagai Material Struktur Bangunan (Konstruksi bangunan).
    Sifat Baja di samping kekuatannya yang besar untuk menahan kekuatan tarik dan tekan tanpa membutuhkan banyak volume, baja juga mempunyai sifat-sifat lain yang menguntungkan sehingga menjadikannya sebagai salah satu bahan bangunan yang sangat umum dipakai dewasa ini. Beberapa keuntungan baja sebagai material struktur antara lain:
  • Baja memiliki Kekuatan yang Tinggi.
    Dewasa ini baja bisa diproduksi dengan berbagai kekuatan yang bisa dinyatakan dengan kekuatan tegangan tekan lelehnya (Fy) atau oleh tegangan tarik batas (Fu). Bahan baja walaupun dari jenis yang paling rendah kekuatannya, tetap mempunyai perbandingan kekuatan per-volume lebih tinggi bila dibandingkan dengan bahan-bahan bangunan lainnya yang umum dipakai. Hal ini memungkinkan perencanaan sebuah konstruksi baja bisa mempunyai beban mati yang lebih kecil untuk bentang yang lebih panjang, sehingga memberikan kelebihan ruang dan volume yang dapat dimanfaatkan akibat langsingnya profil-profil yang dipakai. 
  • Baja mudah dalam Pemasangan
    Semua bagian-bagian dari konstruksi baja bisa dipersiapkan di bengkel, sehingga satu-satunya kegiatan yang dilakukan di lapangan ialah kegiatan pemasangan bagian-bagian konstruksi yang telah dipersiapkan. Sebagian besar dari komponen-komponen konstruksi mempunyai bentuk standar yang siap digunakan bisa diperoleh di toko-toko besi, sehingga waktu yang diperlukan untuk membuat bagian-bagian konstruksi baja yang telah ada, juga bisa dilakukan dengan mudah karena komponen-komponen baja biasanya mempunyai bentuk standar dan sifat-sifat yang tertentu, serta mudah diperoleh di mana-mana. 
  • Baja memiliki Keseragaman
    Sifat-sifat baja baik sebagai bahan bangunan maupun dalam bentuk struktur dapat terkendali dengan baik sekali, sehingga para ahli dapat mengharapkan elemen-elemen dari konstruksi baja ini akan berperilaku sesuai dengan yang diperkirakan dalam perencanaan. Dengan demikian bisa dihindari terdapatnya proses pemborosan yang biasanya terjadi dalam perencanaan akibat adanya berbagai ketidakpastian.
  • Baja memiliki sifat Daktail – Liat (Daktilitas)
    Sifat dari baja yang dapat mengalami deformasi yang besar di bawah pengaruh tegangan tarik yang tinggi tanpa hancur atau putus disebut sifat daktilitas. Adanya sifat ini membuat struktur baja mampu mencegah terjadinya proses robohnya bangunan secara tiba-tiba. Sifat ini sangat menguntungkan ditinjau dari aspek keamanan penghuni bangunan bila terjadi suatu goncangan yang tiba-tiba seperti misalnya pada peristiwa gempa bumi.Di samping itu keuntungan-keuntungan lain dari struktur baja, antara lain adalah :
  • Proses pemasangan di lapangan berlangsung dengan cepat.
  • Dapat di las (welding) atau sistem baut (bolting).
  • Komponen-komponen struktumya bisa digunakan lagi untuk keperluan lainnya.
  • Komponen-komponen yang sudah tidak dapat digunakan lagi masih mempunyai nilai sebagai besi tua.
  • Struktur yang dihasilkan bersifat permanen dengan cara pemeliharaan yang tidak terlalu sukar.
  • Selain keuntungan-keuntungan tersebut bahan baja juga mempunyai kelemahan-kelemahan sebagai berikut :

    • Komponen-komponen struktur yang dibuat dari bahan baja perlu diusahakan supaya tahan api sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk bahaya kebakaran.
    • Diperlukannya suatu biaya pemeliharaan untuk mencegah baja dari bahaya karat.
    • Akibat kemampuannya menahan tekukan pada batang-batang yang langsing, walaupun dapat menahan gaya-gaya aksial, tetapi tidak bisa mencegah terjadinya pergeseran horisontal

Sifat Mekanis Baja :

Menurut SNI 03–1729–2002 tentang TATA CARA PERENCANAAN STRUKTUR BAJA UNTUK BANGUNAN GEDUNG Sifat mekanis baja struktural yang digunakan dalam perencanaan harus memenuhi persyaratan minimum yang diberikan pada Tabel 1. 

Tabel 1. Sifat mekanis baja struktural :

Konstrusi Baja Bangunan Pabrik, Gudang, Workshop

Sifat-sifat mekanis lainnya, Sifat-sifat mekanis lainnya baja struktural untuk maksud perencanaan ditetapkan sebagai berikut:

Modulus elastisitas : E = 200.000 MPa

Modulus geser        : G = 80.000 MPa

Nisbah poisson       : μ = 0,3

Koefisien pemuaian : á = 12 x 10 -6 / o C

Bentuk elemen baja sangat dipengaruhi oleh proses yang digunakan untuk membentuk baja tersebut. Sebagian besar baja dibentuk oleh proses hot-rolling (penggilingan dengan pemanasan) atau cold-forming (pembentukan dengan pendinginan). Penggilingan dengan pemanasan (hot-rolling) adalah proses pembentukan utama di mana bongkahan baja yang merah menyala secara besar-besaran digelindingkan di antara beberapa kelompok penggiling. Penampang melintang dari bongkahan yang ash biasanya dicetak dari baja yang baru dibuat dan biasanya berukuran sekitar 0,5 m x 0,5 m persegi, yang akibat proses penggilingan ukuran penampang melintang dikurangi menjadi lebih kecil dan menjadi bentuk yang tepat dan khusus.

Batasan bentuk penampang melintang yang dihasilkan sangat besar dan masing-masing bentuk memerlukan penggilingan  akhir tersendiri.  Bentuk penampang melintang I dan H biasanya digunakan untuk elemenelemen besar yang membentuk balok dan kolom pada rangka struktur.  Bentuk kanal dan siku cocok untuk elemen-elemen kecil seperti lapisan tumpuan sekunder dan sub-elemen pada rangka segitiga. Bentuk penampang persegi, bulat, dan persegi empat yang berlubang dihasilkan dalam batasan ukuran yang luas dan digunakan seperti halnya pelat datar dan batang solid dengan berbagai ketebalan. Perincian ukuran dan geometri yang dimiliki seluruh penampang standar didaftarkan dalam tabel penampang yang dibuat oleh pabrik baja.

Pembentukan dengan pendinginan (cold-forming) adalah metode lain yang digunakan untuk membuat komponen-komponen baja dalam jumlah yang besar. Dalam proses ini, lembaran baja tipis datar yang telah dihasilkan dari proses peng-gilingan dengan pemanasan dilipat atau dibengkokkan dalam keadaan dingin untuk membentuk penampang melintang struktur.

profil-baja-struktur-baja-konstruksibaja

(Gambar 1 : Bentuk Baja Profil Canai Panas)

Elemen-elemen yang dihasilkan dari proses ini mempunyai karakteristik yang serupa dengan penampang yang dihasilkan dari proses penggilingan dengan pemanasan. Sisi paralel elemen-elemen tersebut memiliki penampang yang tetap, tetapi ketebalan logam tersebut berkurang sehingga elemen-elemen tersebut lebih ringan, dan tentunya memiliki kapasitas muat beban yang lebih rendah.

Bagaimanapun, proses-proses tersebut memungkinkan pembuatan bentuk penampang yang sulit.

Satu hal lain yang membedakan proses-proses tersebut adalah bahwa peralatan yang digunakan untuk proses pencetakan dengan pendinginan lebih sederhana dan dapat digunakan untuk menghasilkan penampang melintang yang bentuknya disesuaikan untuk penggunaan yang khusus. Karena penampang yang dibentuk dengan pendinginan memiliki kapasitas muat yang rendah, maka penampang ini terutama digunakan untuk elemen sekunder pada struktur atap, seperti purlin, dan untuk sistem lapisan tumpuan. Potensi elemen-elemen tersebut untuk perkembangan di masa yang akan datang sangat besar.

Komponen struktur baja dapat juga dihasilkan dengan pencetakan, yang dalam kasus yang sangat kompleks memungkinkan pembuatan bentuk penampang yang sesuai dengan kebutuhan. Akan tetapi, teknik ini bermasalah ketika digunakan untuk komponen struktur, yang disebabkan oleh kesulitan untuk menjamin mutu cetakan yang baik dan sama di keseluruhan bagian.

Fungsi struktur merupakan faktor utama dalam penentuan konfigurasi struktur. Berdasarkan konfigurasi struktur dan beban rencana, setiap elemen atau komponen dipilih untuk menyangga dan menyalurkan beban pada keseluruhan struktur dengan baik. Batang baja dipilih sesuai standar yang ditentukan oleh American Institute of Steel Construction (AISC) juga diberikan oleh American Society of Testing and Materials (ASTM). Pengelasan memungkinkan penggabungan plat dan/atau profil lain untuk mendapatkan suatu profil yang dibutuhkan oleh perencana atau arsitek.

Penampang yang dibuat dengan penggilingan panas, seperti diperlihatkan pada Gambar 2. Penampang yang paling banyak dipakai ialah profil sayap lebar (wide-flange) [Gambar 2.a] yang dibentuk dengan penggilingan panas dalam pabrik baja. Ukuran profil sayap lebar ditunjukkan oleh tinggi nominal dan berat per kaki (ft), seperti W18 X 97 mempunyai tinggi 18 in (menurut AISC Manual tinggi sesungguhnya = 18,59 in) dan berat 97 pon per kaki. (Dalam satuan SI, penampang W18 X 97 disebut sebagai W460 x 142 yang tingginya 460 mm dan massanya 142 kg/m).

Macam-macam Profil Konstrusi Baja Bangunan Pabrik, untuk Gudang, Workshop

Gambar 2. Macam-macam Profil Baja

Balok Standar Amerika [Gambar 2.(b)] yang biasanya disebut balok I memiliki sayap (flange) yang pendek dan meruncing, serta badan yang tebal dibanding dengan profil sayap lebar. Balok I jarang dipakai dewasa ini karena bahan yang berlebihan pada badannya dan kekakuan lateralnya relatif kecil (akibat sayap yang pendek). Kanal [Gambar 2.(c)] dan siku [Gambar 2.(d)] sering dipakai baik secara tersendiri atau digabungkan dengan penampang lain. Kanal misalnya ditunjukkan dengan C12 X 20,7, yang berarti tingginya 1.2 in dan beratnya 20,7 pon per kaki. Siku diidentifikasi oleh panjang kaki (yang panjang ditulis lebih dahulu) dan tebalnya, seperti, L6 X 4 X 3 Profil T struktural [Gambar 2.(e)] dibuat dengan membelah dua profil sayap lebar atau balok I dan biasanya digunakan sebagai batang pada rangka batang (truss). Profil T misaInya diidentifikasi sebagai WT5 X 44, dengan 5 adalah tinggi nominal dan 44 adalah berat per kaki; profil T ini didapat dari W10 X 88, Penampang pipa [Gambar 2.(f)] dibedakan atas “standar”, “sangat kuat”, dan “dua kali sangat kuat” sesuai dengan tebalnya dan juga dibedakan atas diameternya; misalnya, diameter 10 in-dua kali sangat kuat menunjukkan. ukuran pipa tertentu. Boks struktural [Gambar 2.(g)] dipakai bila dibutuhkan penampilan arsitektur yang menarik dengan baja ekspos. Boks ditunjukkan dengan dimensi luar dan tebalnya, seperti boks struktural 8 X 6 X 1/4.

Banyak profil lainnya dibentuk dalam keadaan dingin (cold-formed) dari bahan plat dengan tebal tidak lebih dari 1 in, seperti yang diperlihatkan pada Gambar 3.  dan Gambar 4.

Macam-macam Profil Konstrusi Baja Bangunan Pabrik, untuk Gudang, Workshop

Gambar 3. Beberapa Profil Elemen Struktur Rangka Individu

Macam-macam Profil Konstrusi Baja Bangunan Pabrik, untuk Gudang, Workshop

Gambar 4. Beberapa Profil Lembaran-2 Panel dan Dek

Beberapa keuntungan baja profil dingin antara lain:

  • Lebih ringan
  • Kekuatan dan kakuan yang tinggi
  • Kemudahan pabrikasi dan produksi masal
  • Kecepatan dan kemudahan pendirian
  • Lebih ekonomis dalam pengangkutan dan pengelolaan
  • Baja profil keadaan dingin dapat diklasifikasikan menjadi :
    Elemen struktur rangka individu (Gambar 3.)
    Lembaran-lembaran panel dan dek (Gambar 4.)

Macam-macam Profil Konstrusi Baja Bangunan Pabrik, untuk Gudang, Workshop

Standar Nasional Indonesia

Menurut SNI 03 – 1729 – 2002 tentang TATA CARA PERENCANAAN STRUKTUR BAJA UNTUK BANGUNAN GEDUNG, semua Konstruksi baja struktural sebelum ifabrikasi, harus memenuhi ketentuan berikut ini:

  • SK SNI S-05-1989-F: Spesifikasi Bahan Bangunan Bagian B (Bahan Bangunan dari Besi/baja);
  • SNI 07-0052-1987: Baja Kanal Bertepi Bulat Canai Panas, Mutu dan Cara Uji;
  • SNI 07-0068-1987: Pipa Baja Karbon untuk Konstruksi Umum, Mutu dan Cara Uji;
  • SNI 07-0138-1987: Baja Kanal C Ringan;
  • SNI 07-0329-1989: Baja Bentuk I Bertepi Bulat Canai Panas, Mutu dan Cara Uji;
  • SNI 07-0358-1989-A: Baja, Peraturan Umum Pemeriksaan;
  • SNI 07-0722-1989: Baja Canai Panas untuk Konstruksi Umum;
  • SNI 07-0950-1989: Pipa dan Pelat Baja Bergelombang Lapis Seng;
  • SNI 07-2054-1990: Baja Siku Sama Kaki Bertepi Bulat Canai Panas, Mutu dan Cara Uji;
  • SNI 07-2610-1992: Baja Profil H Hasil Pengelasan dengan Filter untuk Konstruksi Umum;
  • SNI 07-3014-1992: Baja untuk Keperluan Rekayasa Umum;
  • SNI 07-3015-1992: Baja Canai Panas untuk Konstruksi dengan Pengelasan;
  • SNI 03-1726-1989: Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Rumah dan Gedung.

Konsep Sambungan Struktur Baja Bangunan

Sistem Struktur dengan Konstruksi Baja Bangunan

Hampir semua sistem konstruksi baja berat terbuat dari elemen-elemen linear yang membentang satu arah. Berbagai penampang baja profil dengan flens lebar yang tersedia dalam berbagai ukuran dapat digunakan. Banyaknya ukuran penampang ini memungkinkan fleksibilitas dalam desain elemen balok-dan-kolom. Meskipun hubungan sederhana (sendi) umumnya digunakan pada sistem ini, kita dapat dengan mudah membuat titik hubung yang mampu memikul momen. Struktur rangka yang titik-titik hubungnya mampu memikul momen, mempunyai tahanan terhadap beban lateral cukup besar. Kestabilan lateral juga dapat ditingkatkan dengan menggunakan dinding geser atau elemen pengekang diagonal.

BALOK :

Bentuk sayap lebar biasanya digunakan sebagai elemen yang membentang secara horizontal [lihat Gambar  5.(a)]. Interval bentang yang mungkin untuk elemen ini sangat lebar. Elemen ini biasanya ditumpu sederhana kecuali apabila aksi rangka diperlukan untuk menjamin stabilitas, di mana hubungan yang mampu memikul momen digunakan. Bentuk-bentuk lain, seperti kanal, kadang-kadang digunakan untuk memikul momen, tetapi biasanya terbatas pada beban ringan dan bentang pendek.

Macam-macam Profil Konstrusi Baja Bangunan Pabrik, untuk Gudang, Workshop

Gambar 5. Sistem Konstruksi untuk Struktur Baja

GIRDER PLAT :

Girder plat adalah bentuk khusus dari balok dengan penampang tersusun [Iihat Gambar 5.(d)], Elemen ini dapat dirancang untuk berbagai macam beban maupun bentang yang dibutuhkan. Elemen struktur ini sangat berguna apabila beban yang sangat besar harus dipikul oleh bentang menengah. Elemen ini sering digunakan, misalnya sebagai elemen penyalur beban utama yang memikul beban kolom pada bentang bersih.

KONSTRUKSI KOMPOSIT :

Banyak sistem struktural yang tidak dapat dikelompokkan secara mudah menurut material yang digunakan. Sistem balok komposit seperti terlihat pada Gambar 5.(c) sering kita jumpai. Dalam hal ini, baja adalah bagian yang diletakkan pertama kali, kemudian beton dicor di sekitar penghubung geser (shear connectors) di atas balok baja. Adanya penghubung geser tersebut menyebabkan balok baja dan beton di atasnya bekerja secara integral. Dengan demikian terbentuk  enampang T dengan baja sebagai bagian yang mengalami tarik, dan beton yang mengalami tekan.

Macam-macam Profil Konstrusi Baja Bangunan Pabrik, untuk Gudang, Workshop

Gambar 5. Sistem Konstruksi untuk Struktur Baja (Lanjutan)

RANGKA BATANG DAN JOIST BATANG TERBUKA  :

Merupakan variasi tak hingga dari konfigurasi rangka batang yang mungkin digunakan. Rangka batang dapat juga dibuat atau dirancang secara khusus untuk bentang dan beban yang sangat besar. Joist web terbuka yang merupakan produksi besar-besaran [lihat Gambar 5.(b)], dapat digunakan baik untuk sistem lantai maupun atap. Elemen ini umumnya relatif ringan dan terdistribusi merata. Joist web terbuka umumnya ditumpu sederhana, tetapi bila diperlukan dapat dibuat hubungan kaku. Pada sistem yang sama dapat digunakan joist web terbuka dan flens lebar yang mempunyai titik hubung yang dapat memikul momen sehingga kita mendapat aksi rangka yang dapat menahan beban lateral.

PELENGKUNG :

Pelengkung kaku dengan berbagai bentuk dapat dibuat dari baja. Pelengkung yang telah dibuat di luar lokasi (prefabricated) dan telah tersedia untuk bentang kecil sampai menengah. Telah ada pelengkung yang dirancang secara khusus dan mempunyai bentang sangat panjang [misalnya bentang 300 ft (90 m) atau lebih]. Pelengkung baja dapat dibuat dari penampang masif atau dinding terbuka.

CANGKANG :

Banyak bentuk cangkang yang menggunakan baja. Masalah utama dalam penggunaan baja untuk memperoleh permukaan berkelengkungan ganda adalah memuat bentuk dari elemen-elemen garis. Pada kubah,misalnya, baik pendekatan dengan rusuk atau geodesik adalah mungkin. Dek baja ringan yang erdimensi kecil umumnya digunakan untuk membentuk permukaan terluarnya. Pada situasi bentang kecil, permukaan baja melengkung dapat dibuat dengan menekan lembaran baja secara khusus agar serupa dengan cara yang digunakan dalam membuat bentuk baja berkelengkungan tunggal maupun ganda pada badan mobil.

STRUKTUR KABEL :

Baja adalah satu-satunya material yang dapat digunakan sebagai struktur kabel. Bentuk struktur kabel yang dapat dibuat tak hingga banyaknya. Kabel dapat digunakan untuk atap permanen yang permukaan penutupnya dapat berupa elemen rangka datar kaku atau permukaan membran.

UKURAN ELEMEN

Gambar 6. mengilustrasikan batas-batas perbandingan tinggi bentang untuk beberapa sistem struktur baja yang umum digunakan. Kolom baja struktural umumnya mempunyai perbandingan tebal-tinggi bervariasi antara 1 : 24 dan 1 : 9, yang tergantung pada beban dan tinggi kolom.Keseluruhan kemungkinan bentang yang dapat dicapai dari beberapa sistem terangkum dalam gambar 7.

Setiap struktur adalah gabungan dari bagian-bagian tersendiri atau batang-batang yang harus disambung bersama (biasanya di ujung batang) dengan beberapa cara. Sambungan terdiri dari komponen sambungan (pelat pengisi, pelat buhul, pelat pendukung, dan pelat penyambung) dan alat pengencang (baut dan las).

Macam-macam Profil Konstrusi Baja Bangunan Pabrik, untuk Gudang, Workshop

Jenis Alat Sambung Bukan Las

Jenis-jenis sambungan struktur baja yang digunakan adalah pengelasan serta sambungan yang menggunakan alat penyambung berupa paku keling (rivet) dan baut.  Baut kekuatan tinggi (high strength bolt) telah banyak menggantikan paku keling sebagai alat utama dalam sambungan struktural yang tidak di las.

Macam-macam Profil Konstrusi Baja Bangunan Pabrik, untuk Gudang, Workshop
Call Us : For more Information : 021-7077 3509 | 0812-86688799

Jasa Kontraktor Bangunan Jakarta | Kontraktor Baja | Bangun Pabrik Gudang Workshop | Gedung Kantor -
Bangun Ruko | Rumah Mewah – Showroom | Bangun Hotel Resort | Renovasi Rumah Idaman
Bangun Sekolah  | Konstruksi Atap Baja Ringan |  email to : info@grahabangunjaya.com

Kontraktor Bangun Baru & Renovasi Bangunan Jakarta

January 23rd, 2013

Welcome to “Jasa Kontraktor Bangun Baru & Renovasi Bangunan Jakarta” ,…

Grahabagunjaya.com adalah perusahaan ‘Jasa Kontraktor Bangunan spesialis Bangun Rumah, Bangun Ruko Bangun Gedung Kantor, Bangun Pabrik – Gudang, Bangun Hotel Resort, Renovasi Rumah tinggal, Renovasi Vila, Renovasi Apartemen, dengan Konstruksi Atap Baja Ringan, Konstruksi beton’ yang didukung oleh tenaga ahli dan sumber daya yang berpengalaman lebih dari 12 tahun dalam membangun Rumah idaman, Ruko, Gedung Kantor, dll. Apabila anda kesulitan dalm men desain rumah, ruko ataupun gedung kantor anda, kami siap membantu anda dengan menggunakan Jasa Konsultan Arsitek kami untuk men desain sesuai dengan keinginan dan ‘konsep desain’ yang berkaitan dengan ‘arsitektural bangunan’ seperti pemilihan model rumah, sketsa rumah, layout rumah, denah rumah, tren rumah, bahkan interior desain maupun landscaping untuk memenuhi ‘Total Solution Concept Design’ rumah atau bangunan anda..!

Grahabagunjaya.com dalam men desain bangunan kantor, desain bangunan rumah, desain bangunan ruko, dan akan mengikuti gaya trend arsitektur bangunan, tren rumah / gedung, trend landscaping, dan tren interior desain yang berkembang sesuai trend jaman terkini. Dalam Perencanaan atau desain bangunan harus memenuhi keselarasan dalam penentuan gaya atau style, model desain, penentuan tata letak ruang, fungsi ruang, tata aliran udara yang baik (eco life) dan pemanfaatan pencahayaan alami (eco Light), sehingga memenuhi aspek ekonomis dalam fungsinya. Adapun persyaratan konsep dasar yg harus perhatikan bidang ilmu desain arsitektur, exterior maupun interior adalah sebagai berikut :

  • Gaya desain (style design)
  • Sirkulasi udara (air flow-eco life)
  • Tata bangunan (site planning)
  • Tata letak ruang (layout planning)
  • Pencahayaan alami (natural lighting-eco light).
  • Pemilihan bahan bangunan. (material selection)
  • Pewarnaan bangunan. (building colouring)
  • Desain interior ruangan (Interior Design)
  • Desain exterior / halaman (Landscaping).
  • Dimensional struktur konstruksi bangunan. (Structural desain)
  • Penentuan Anggraan (Budget concern).

Grahabagunjaya.com menerima jasa ‘desain perencanaan bangunan‘ dan pelaksanaan pem bangunan (rancang – bangun) dan didukung oleh tenaga – tenaga ahli (engineer) atau konsultan arsitek, konsultan struktur, konsultan sipil, konsultan mep (listrik mekanikal plumbing) dan tenaga kerja ‘kontraktor bangunan‘ yang berpengalaman, telah puluhan tahun bekerja dan berkarya di bidang ‘rancang -bangun perumahan’ (desain rumah tropis, desain rumah minimalis, desain rumah sederhana, desain rumah mewah), rancang bangun gedung perkantoran (kantor sederhana, kantor mewah, gedung kantor bertingkat), juga rancang bangun pabrik dan gudang (konstruksi baja, beton, atap baja ringan).

Grahabagunjaya.com juga memperhatikan aspek anggaran (budget concern), karena idealnya suatu desain bangunan (rumah, ruko, gedung kantor, vila, pabrik) namun tidak dibarengi dengan “budget concern” akan menjadi sulit direalisaikan. Untuk itu sebagai pertimbangan berapakah dana dan anggaran yang anda yang miliki, akan di selaraskan dalam desain rancang bangunan seperti model desain, pemilihan material, tata letak ruang, desain dimensi struktural (slim ‘n safety), sehingga tidak melampaui ketersedian anggraan atau budget yang ada. Untuk itu kami sajikan dalam bentuk Rencana Anggaran Bangunan (RAB) dengan detail dari tahapan – tahapan pekerjaan. Didalam membangun rumah diperlukan kehati-hatian, karena apabila mulai dari “pekerjaan persiapan” ada tahapan yang terlupakan atau terlewatkan, maka dampaknya akan bisa menghadapi masalah / problem dilapangan dan akhirnya berhubungan lagi dengan “cost” atau biaya perbaikan, dll. Tahapan pekerjaan ini akan dibuat secara bertahap, agar nantinya didalam pelaksanaan pembangunan rumah pemilik rumah (owner) dapat mengikuti proses pelaksanaannya tahap demi tahap. Tahapan pekerjaan ini disusun dan dapat dipakai pada umumnya hampir semua pelaksanaan pembangunan rumah, ruko, gedung kantor, pabrik. Adapun Tahapan pekerjaan tersebut sebagai berikut :

  • Pekerjaan Sipil : Pekerjaan Persiapan (Mob-demob, ijin, stake out – pasang bowplank, listrik, air kerja, keamanan), Pekerjaan Tanah (galian pondasi, urugan), Pekerjaan Pondasi (pondasi pancang, pondasi tapak, batu kali), Pekerjaan Struktur Beton (pile cap, sloof, lantai, kolom, balok, dak beton), Struktur Baja (pabrik – gudang), Pekerjaan Pasangan Dinding dan Plesteran – Acian, Pekerjaan Rangka Atap (kuda-kuda baja ringan, rangka kayu, konstruksi baja), Pekerjaan Plumbing (Instalasi Air Bersih, Air Kotor), Pekerjaan InstalasiListrik, Pekerjaan Plafond, Pekerjaan Kusen, Pintu dan Jendela.
  • Pekerjaan Finishing : Pekerjaan Pemasangan Material Lantai / Dinding, Pekerjaan Politur / Melamik / Duco, Pekerjaan Pengecatan (interior – exterior), Pekerjaan Kunci dan Alat Penggantung, Pekerjaan Pemasangan Sanitary (westafel, closed, kran), Pekerjaan Fixture Lampu dan Sakelar-Stop Kontak, Pekerjaan Pagar Depan dan Pintu masuk, Pekerjaan Carport dan Jalan Masuk.
  • Pekerjaan Serah Terima : Serah Terima Pertama, Masa Garansi (retensi), Serah Terima Kedua (setelah masa retensi berakhir).

Grahabagunjaya.com sebagai Jasa “Kontraktor Bangunan” atau ‘Pemborong Bangunan’ berpengalaman bangun rumah, bangun ruko, bangun kantor, bagnun gedung, bangun pabrik, bangun hotel, resort, dan lain-lain, kami berikan solusi pembiayaan yang jelas, sistem pembayaran serta pelaksanaan bangunan secara terencana atau sistimatis sesuai dengan budget keuangan dan kebutuhan anda. Kami siap melaksanakan ‘rancang-bangun’ dalam pembangunan bangunan (rumah, ruko, kantor, vila, pabrik – gudang) dan kami juga melayani renovasi rumah, renovasi ruko, renovasi Kantor, renovasi Villa, renovasi Apartemen, renovasi pabrik – gudang, bongkar rumah, bongkar ruko, bongkar kantor, bongkar pabrik – gudang dan segala hal yang menyangkut bidang Arsitektur dan Struktur Bangunan (Pondasi, Konstruksi Beton, Baja), MEP (mekanikal, listrik plumbing), kami akan merealisasikan Rumah idaman, Ruko, Kantor, Apartemen, Vila anda.

Sehubungan dengan uraian diatas, mungkin akhirnya Anda berpikir untuk mencari seorang ‘Konsultan Arsitek Bangunan’ yang akan memberikan ‘total solution’ dalam merencanakan sebuah bangunan sesuai dengan keinginan dan lebutuhan Anda. Kami memiliki tenaga ahli Arsitek, Struktur, Sipil, Tukang Bangunan, Mandor Bangunan, Kontraktor Bangunan, Konsultan bangunan dan Pengawas bangunan, serta tenaga kerja bangunan yang terampil dan berpengalaman.

Grahabagunjaya.com sebagai team Arsitek rumah tinggal dan Jasa Renovasi serta ‘Kontraktor Proyek Bangunan ‘ terkini juga sebagai Kontraktor Bangunan yaitu Kontraktor bangun Rumah, Kontraktor bangun ruko, kontraktor bangun kantor, kontraktor bangun vila, kontraktor bangun hotel – resort, kontraktor bangun apartemen, atau yang disebut ‘Kontraktor Bangunan’, kami juga didukung oleh Konsultan Arsitek, Konsultan Rumah, Konsultant Ruko, Konsultan Kantor dan Konsultan Bangunan berpengalaman di Jakarta, Tangerang dan Bandung dan salah satu perusahaan rancang-bangun arsitek terbaik di Jakarta – Indonesia.

Dengan konsepsi rancangan yang matang, perwujudan ‘arsitektur bangunan’, ‘arsitektur interior’, maupun ‘arsitektur landscape’, selain dapat memaksimalkan fungsi-fungsi ruang yang proporsional juga dapat menghadirkan tempat yang nyaman bagi Anda dan juga akan memberikan citra khusus untuk Anda.

Kami selalu siap memberikan yang terbaik untuk anda, untuk merealisasikan bangun rumah impian untuk keluarga tercinta anda.

Jika Anda ingin membangun rumah, kantor, vila atau disain rumah, apartemen, pabrik .
Silahkan menghubungi kami ‘

Macam-macam Profil Konstrusi Baja Bangunan Pabrik, untuk Gudang, Workshop

Hotline : 021-7077 3509   |   0812-86688799

Mail to :
info@grahabangunjaya.com
contactus@grahabangunjaya.com

Kontraktor Bangun Baru & Renovasi Bangunan Jakarta

Konstruksi Bangunan dengan Struktur Beton Bertulang

January 22nd, 2013

Konstruksi Bangunan dengan Struktur Beton Bertulang

Konstruksi Bangunan  dengan Struktur Beton Bertulang 

Anda tahu apa itu Beton Bertulang..?

Bahan komposit adalah suatu jenis bahan baru hasil rekayasa yang terdiri dari dua atau lebih bahan dimana sifat masing-masing bahan berbeda satu sama lainnya baik itu sifat kimia maupun fisikanya dan tetap terpisah dalam hasil akhir bahan tersebut.

Beton bertulang merupakan material komposit yang terdiri dari beton dan baja tulangan yang ditanam di dalam beton. Dengan bekerja bersama-sama maka beton bertulang merupakan material yang saling melengkapi, karena material beton kuat terhadap tekan dan untuk material baja tulangan kuat terhadap tarik. Bentuk paling umum dari beton adalah beton semen Portland, yang terdiri dari agregat mineral (biasanya kerikil dan pasir), semen dan air.

Bahan komposit memiliki banyak keunggulan, diantaranya berat yang lebih ringan, dan kekuatan yang lebih tinggi, tahan korosi dan memiliki biaya perakitan yang lebih murah karena berkurangnya jumlah komponen dan baut-baut penyambung. Bahan komposit disini dibuat berkaitan dengan kegunaan dan fungsinya, sebagai contoh, bahan komposit beton bertulang, kegunaan dan fungsinya bahwa beton digunakan untuk menahan gaya tekan sedangkan besi beton digunakan untuk menahan gaya tarik, sehingga dari kedua komposisi diatas, akan bekerja secara bersama-sama untuk menahan aksi yang terjadi akibat beban yang bekerja.

Biasanya dipercayai bahwa beton mengering setelah pencampuran dan peletakan. Sebenarnya, beton tidak menjadi padat karena air menguap, tetapi semen berhidrasi, mengelem komponen lainnya bersama dan akhirnya membentuk material seperti-batu. Dan dalam prakteknya di lapangan diharapkan pengeringan beton diharapkan tidak terjadi dengan cepat, dengan kata lain diperlambat, hal ini dapat dilakukan setelah proses pengecoran, kemudian antara 10 – 15 jam dilakukan curring, dapat berupa panutupan bidang atas beton dengan karung yang telah dibasahi, sambil dijaga kelembababnya. Beton digunakan untuk membuat perkerasan jalan, struktur bangunan, fondasi, jalan, jembatan penyeberangan, struktur parkiran, dasar untuk pagar/gerbang, dan semen dalam bata atau tembok blok. Nama lama untuk beton adalah batu cair.

Dalam perkembangannya banyak ditemukan beton baru hasil modifikasi, seperti beton ringan, beton semprot (eng: shotcrete), beton fiber, beton berkekuatan tinggi, beton berkekuatan sangat tinggi, beton mampat sendiri (eng: self compacted concrete) dll.

SEMEN

Semen, dalam perkembangan peradaban manusia khususnya dalam hal bangunan, tentu kerap mendengar cerita tentang kemampuan nenek moyang merekatkan batu-batu raksasa hanya dengan mengandalkan zat putih telur, ketan atau lainnya. Alhasil, berdirilah bangunan fenomenal, seperti Candi Borobudur atau Candi Prambanan di Indonesia ataupun jembatan di Cina yang menurut legenda menggunakan ketan sebagai perekat. Ataupun menggunakan aspal alam sebagaimana peradaban di Mahenjo Daro dan Harappa di India ataupun bangunan kuno yang dijumpai di Pulau Buton

Benar atau tidak, cerita, legenda tadi menunjukkan dikenalnya fungsi semen sejak zaman dahulu. Sebelum mencapai bentuk seperti sekarang, perekat dan penguat bangunan ini awalnya merupakan hasil percampuran batu kapur dan abu vulkanis. Pertama kali ditemukan di zaman Kerajaan Romawi, tepatnya di Pozzuoli, dekat teluk Napoli, Italia. Bubuk itu lantas dinamai pozzuolana.

Sedangkan kata semen sendiri berasal dari caementum (bahasa Latin), yang artinya kira-kira “memotong menjadi bagian-bagian kecil tak beraturan”. Meski sempat populer di zamannya, nenek moyang semen made in Napoli ini tak berumur panjang. Menyusul runtuhnya Kerajaan Romawi, sekitar abad pertengahan (tahun 1100 – 1500 M) resep ramuan pozzuolana sempat menghilang dari peredaran.

Baru pada abad ke-18 (ada juga sumber yang menyebut sekitar tahun 1700-an M), John Smeaton – insinyur asal Inggris – menemukan kembali ramuan kuno berkhasiat luar biasa ini. Dia membuat adonan dengan memanfaatkan campuran batu kapur dan tanah liat saat membangun menara suar Eddystone di lepas pantai Cornwall, Inggris.

Ironisnya, bukan Smeaton yang akhirnya mematenkan proses pembuatan cikal bakal semen ini. Adalah Joseph Aspdin, juga insinyur berkebangsaan Inggris, pada 1824 mengurus hak paten ramuan yang kemudian dia sebut semen portland. Dinamai begitu karena warna hasil akhir olahannya mirip tanah liat Pulau Portland, Inggris. Hasil rekayasa Aspdin inilah yang sekarang banyak dipajang di toko-toko bangunan.

Sebenarnya, adonan Aspdin tak beda jauh dengan Smeaton. Dia tetap mengandalkan dua bahan utama, batu kapur (kaya akan kalsium karbonat) dan tanah lempung yang banyak mengandung silika (sejenis mineral berbentuk pasir), aluminium oksida (alumina) serta oksida besi. Bahan-bahan itu kemudian dihaluskan dan dipanaskan pada suhu tinggi sampai terbentuk campuran baru.

Selama proses pemanasan, terbentuklah campuran padat yang mengandung zat besi. Nah, agar tak mengeras seperti batu, ramuan diberi bubuk gips dan dihaluskan hingga berbentuk partikel-partikel kecil mirip bedak.

Lazimnya, untuk mencapai kekuatan tertentu, semen portland berkolaborasi dengan bahan lain. Jika bertemu air (minus bahan-bahan lain), misalnya, memunculkan reaksi kimia yang sanggup mengubah ramuan jadi sekeras batu. Jika ditambah pasir, terciptalah perekat tembok nan kokoh. Namun untuk membuat pondasi bangunan, campuran tadi biasanya masih ditambah dengan bongkahan batu atau kerikil, biasa disebut concrete atau beton.

Beton bisa disebut sebagai mahakarya semen yang tiada duanya di dunia. Nama asingnya, concrete – dicomot dari gabungan prefiks bahasa Latin com, yang artinya bersama-sama, dan crescere (tumbuh). Maksudnya kira-kira, kekuatan yang tumbuh karena adanya campuran zat tertentu. Dewasa ini, nyaris tak ada gedung pencakar langit berdiri tanpa bantuan beton.

Meski bahan bakunya sama, “dosis” semen sebenarnya bisa disesuaikan dengan beragam kebutuhan. Misalnya, jika kadar aluminanya diperbanyak, kolaborasi dengan bahan bangunan lainnya bisa menghasilkan bahan tahan api. Ini karena sifat alumina yang tahan terhadap suhu tinggi. Ada juga semen yang cocok buat mengecor karena campurannya bisa mengisi pori-pori bagian yang hendak diperkuat.

Konstruksi Bangunan dengan Struktur Beton Bertulang

Langkah Utama Proses Produksi Semen adalah:

Penggalian/Quarrying:Terdapat dua jenis material yang penting bagi produksi semen: yang pertama adalah yang kaya akan kapur atau material yang mengandung kapur (calcareous materials) seperti batu gamping, kapur, dll., dan yang kedua adalah yang kaya akan silika atau material mengandung tanah liat (argillaceous materials) seperti tanah liat. Batu gamping dan tanah liat dikeruk atau diledakkan dari penggalian dan kemudian diangkut ke alat penghancur.

Penghancuran: Penghancur bertanggung jawab terhadap pengecilan ukuran primer bagi material yang digali.

Pencampuran Awal: Material yang dihancurkan melewati alat analisis on-line untuk menentukan komposisi tumpukan bahan.

Penghalusan dan Pencampuran Bahan Baku: Sebuah belt conveyor mengangkut tumpukan yang sudah dicampur pada tahap awal ke penampung, dimana perbandingan berat umpan disesuaikan dengan jenis klinker yang diproduksi. Material kemudian digiling sampai kehalusan yang diinginkan.

Pembakaran dan Pendinginan Klinker: Campuran bahan baku yang sudah tercampur rata diumpankan ke pre-heater, yang merupakan alat penukar panas yang terdiri dari serangkaian siklon dimana terjadi perpindahan panas antara umpan campuran bahan baku dengan gas panas dari kiln yang berlawanan arah. Kalsinasi parsial terjadi pada pre‐heater ini dan berlanjut dalam kiln, dimana bahan baku berubah menjadi agak cair dengan sifat seperti semen. Pada kiln yang bersuhu 1350-1400°C, bahan berubah menjadi bongkahan padat berukuran kecil yang dikenal dengan sebutan klinker, kemudian dialirkan ke pendingin klinker, dimana udara pendingin akan menurunkan suhu klinker hingga mencapai 100 °C.

Penghalusan Akhir: Dari silo klinker, klinker dipindahkan ke penampung klinker dengan dilewatkan timbangan pengumpan, yang akan mengatur perbandingan aliran bahan terhadap bahan-bahan aditif. Pada tahap ini, ditambahkan gipsum ke klinker dan diumpankan ke mesin penggiling akhir. Campuran klinker dan gipsum untuk semen jenis 1 dan campuran klinker, gipsum dan posolan untuk semen jenis P dihancurkan dalam sistim tertutup dalam penggiling akhir untuk mendapatkan kehalusan yang dikehendaki. Semen kemudian dialirkan dengan pipa menuju silo semen.

Batu kapur (bahasa Inggris: limestone) (CaCO3) adalah sebuah batuan sedimen terdiri dari mineral calcite (kalsium carbonate). Sumber utama dari calcite ini adalah organisme laut. Organisme ini mengeluarkan shell yang keluar ke air dan terdeposit di lantai samudra sebagai pelagic ooze (lihat lysocline untuk informasi tentang dissolusi calcite).

Calcite sekunder juga dapat terdeposi oleh air meteorik tersupersaturasi (air tanah yang presipitasi material di gua). Ini menciptakan speleothem seperti stalagmit dan stalaktit. Bentuk yang lebih jauh terbentuk dari Oolite (batu kapur Oolitic) dan dapat dikenali dengan penampilannya yang granular. Batu kapur membentuk 10% dari seluruh volume batuan sedimen.

Agregat

Kerikil ialah bebatuan kecil, biasanya batu granit yang dipecahkan. Ukuran kerikil yang selalu digunakan ialah antara 2 mm dan 75 mm.

Kerikil sering digunakan dalam pembangunan badan jalan, dan sebagai batu campuran untuk memproduksi ready mix.

Pasir adalah contoh bahan material butiran. Butiran pasir umumnya berukuran antara 0,0625 sampai 2 milimeter. Materi pembentuk pasir adalah silikon dioksida, tetapi di beberapa pantai tropis dan subtropis umumnya dibentuk dari batu kapur.

Air (molekul) adalah sebagai media untuk membantu material semen sebagai perekat dapat berfaungsi dengan baik. Air mempunyai peranan penting dalam pencampuran beton, karena itu air tidak dapat ditambahkan sembarangan dalam pengadukan mortal, jadi harus diingat faktor air semennya disesuaikan dengan kebutuhan dalam hal ini workabillity serta mutu beton yang diinginkan.

Air yang digunakan juga harus bersih tidak mengandung asam, garam atau bahan organik yang lain yang dapat mempengaruhi penurunan mutu beton serta terjadinya korosi pada baja tulangan.

Hubungi kami :

Konstruksi Bangunan  dengan Struktur Beton Bertulang
Konstruksi Bangunan  dengan Struktur Beton Bertulang

————————————————————

Kontraktor Bangun Rumah Idaman

January 21st, 2013

Kontraktor Bangun Rumah Idaman

Kebanyakan orang ingin dan mendambakan bangunan rumah idaman yang nyaman bahkan sehat di huni dimana sesuai dengan kebutuhan dan keingunan pemilik rumah tersebut, hal ini berhubungan dengan bagaimana kita merancang fungsi antar ruangnya yang membuat penghuni akan merasa betah untuk tinggal lebih lama bercengkerama dengan keluarga, bahkan menjadikan rumah sebagai bagian dari aktivitas yang sehat antar penghuninya. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan perencanaan yang baik dan benar terhadap pengaturan lay out yang baik, penataan sirkulasi udara dan pencahayaan serta kualitas bahan bangunan yang terencana dengan baik. Jangan sampai kesalahan dilakukan di awal perencanaan yang kurang baik atau tidak terencana dengan matang sehingga yang dapat membuat kegagalan atau pekerjaan bongkar dan pasang yang dapat menyebabkan biaya tambahan atas perbaikan bahkan dapat membuat kualitas bangunan yang menjadi kurang baik dan menurunkan mutu  kekuatannya.

Untuk hal tersebut diatas, serahkan kepada kami ahlinya di bidang ‘Rancang-Bangun’ yang  telah berpengalaman dan terpercaya di Jakarta-Indonesia dalam merancang bangunan bangun rumah, bangun baru ruko, bangun baru gedung kantor, bangun baru showroom, bangun baru vila, apartemen, bahkan bangun baru hotel dan resort juga pabrik juga jasa ‘Renovasi rumah, renovasi ruko, renovasi gedung kantor,dll. Kami memiliki tenaga ahli arsitek, insinyur dan konsultan struktur, konsultan mep (mekanikal listrik plumbing), tenaga ahli lapangan atau konsultan pengawas, juga tenaga kerja bangunan yang sangat berpengalaman dalam mewujudkan rumah bangunan impian anda..!

Kami Kontraktor bangun rumah adalah pihak yang melaksanakan seluruh proses rancang bangun. Menggunakan jasa kontraktor bangun rumah sebenarnya cukup mudah, terutama bila kita sudah mengetahui kualitas hasil pekerjaan dari kontraktor bangun rumah yang bersangkutan. Mengapa hal ini diperlukan jasa kontraktor bangun rumah ? Hal ini karena kita tidak punya banyak waktu luang untuk bisa mengawasi atau membangun rumah sendirian, dimana kita harus menjadi mandor, mengawasi pekerja, membeli material dan sebagainya. Apalagi jika kita tidak punya pengetahuan tentang ilmu bangunan yang lebih khususnya ilmu terapan di lapangan. Jasa kontraktor bangun rumah dapat membantu anda dengan pekerjaan-pekerjaan ini, karena kita sudah terlatih dan sangat berpengalaman untuk pekerjaan itu.

Peran Jasa kontraktor bangun rumah diperlukan setelah dokumen gambar seperti denah, tampak, potongan, serta rencana anggaran bangunan (RAB) selesai dibuat oleh seorang arsitek. Arsitek dalam hal ini bisa menjadi media penghubung Anda dengan seorang pemborong. Sebaiknya Anda berhati-hati dengan kontraktor yang menggratiskan biaya desain, karena biasanya desain tidak dibuat untuk kualitas, melainkan untuk kuantitas yang menguntungkan bagi kontraktor tersebut. Lalu anda pun bisa memilih dengan dua cara dalam membangun rumah bangunan anda yaitu : 1. Dengan cara borong artinya, semua tanggung jawab pekerjaan dan pengadaan bahan menjadi bagian sepenuhnya dari  Kontraktor atau dengan cara ke-2 : yaitu Cost and Fee artinya,

Setelah menentukan kontraktor yang Anda percayai, maka langkah selanjutnya dibuat surat Kontrak kerja yang terdapat beberapa poin yang menjelaskan:

  • Harga pembangunan dan bagaimana system pembayaran (termin), yaitu system pembayaran berkala untuk kontraktor tersebut, dimana dalam prosesnya harus ada semacam laporan hasil kerja yang sudah dilakukan.
  • Proses kerja, dimulai kapan dan diakhiri kapan. Dalam masa tersebut terdapat progress atau hasil pekerjaan yang sudah dilakukan. Setiap pekerjaan harus dijadwalkan selesai pada tanggal berapa dengan jelas.
  • Spesifikasi material atau bahan bangunan sesuai dengan gambar yang dibuat oleh arsitek.
  • Terdapat masa garansi dari pembangunan rumah, yaitu tenggang waktu dimana setelah pekerjaan selesai dilakukan, dimasa ini Anda sebagai pemilik bisa meneliti kualitas, kerusakan atau kekurangan dari bangunan bersangkutan, dan Anda berhak untuk mengajukan perbaikan pada kontraktor.

Jika anda Mau bangun rumah idaman, bangun Ruko, bangun rukan, bangun gedung kantor, bangun hotel resort, atau bahkan bangun pabrik dan bangunan lainnya..!
kami siap membantu anda…
hubungi  kami dan buat janji untuk informasi lebih lanjut  :
021-7077 3509  –  081286688799

Home | About Us | Contact Us | Articles | FreeDownload | Our Services | Why Us | Our Projects
Copy Right©2008 Grahabangunjaya.com Alrights  Reserved, Powered by SIENTech.com
Kontraktor Bangunan Jakarta | Konstruksi Baja Pabrik | Gudang | Ruko | SoilTest | UjiSondir | Pondasi Borepile | Tiang Pancang

Info Design & Kontraktor Indonesia

Your Ip Is: 54.161.192.135
Date: 24-10-2014