Welcome to Jasa Kontraktor Bangunan Jakarta | Konstruksi Baja Pabrik, Gudang, Wokshop, Ruko, Rumah & Kantor
Totalitas dalam Mutu – Kokoh Kuat dan berEstetika

Kontraktor Bangunan Jakarta : Call us : 021-70773509 | 0812-866 887 99 | email to : info@grahabangunjaya.com. Chat with us :
Pondasi Bangunan
Autor grah@bj | 28.01.2013 | Category Pondasi
Pondasi Suatu Bangunan :
Setelah mendapatkan data tanah dari hasil uji sondir, maka Pondasi suatu bangunan dapat didesain sesuai dengan kebutuhannya yang mengacu kepada aspek “Keamanan Struktur dan Keselamatan” dengan safety factor yang tinggi.
Definisi Pondasi ?
Pondasi berfungsi untuk meneruskan beban struktur atas yang ada di atas muka tanah (kolom bangunan) dan gaya-gaya lain (akibat gempa/angin) yang bekerja ke tanah pendukung bangunan tersebut. Dalam teknik pondasi kriteria tanah sesuai dengan kemampuan dalam menerima beban di atasnya yaitu bila tanah tersebut mempunyai kuat dukung tinggi dan penurunan yang terjadi adalah kecil.
Pemilihan jenis pondasi tergantung dari beban yang akan ditahan dan kedalaman lapisan tanah kerasnya.
Jenis pondasi dapat digolongkan menjadi 2 tipe :
PONDASI DANGKAL :
Pada pondasi tipe ini beban diteruskan oleh kolom/tiang, selanjutnya diterima pondasi dan disebarluaskan ke tanah. Dasar tanah yang menerima beban tidak lebih dari 1 sampai 2 meter dari permukaan tanah. Disini tembok-tembok, kolom, maupun tiang bangunan berdiri dengan pelebaran kaki diatas tanah dasar yang keras dan padat.
Contoh Pondasi dangkal :
- Pondasi Tapak,
- Pondasi Setempat,
- Pondasi Cakar Ayam,
- Pondasi Batu kali.
PONDASI DALAM :
Pada pondasi tipe ini, beban diteruskan oleh kolom/tiang melalui perantaraan tumpuan (poer pondasi, rooster kayu/balok kayu ataupun beton bertulang) yang dipancangkan dalam tanah. Kedalaman tanah keras pada pondasi jenis ini mencapai 4 sampai 5 meter dari permukaan tanah.
Contoh Pondasi Dalam :
- Pondasi tiang pancang (driven pile)
- Pondasi tiang franki (franki pile)
- Pondasi tiang bor (bored pile)
- Pondasi tiang injeksi (injection pile) dll
PONDASI TIANG BOR ( Bored Pile )
Tahapan Pelaksanaan Pondasi Tiang Bor yaitu :

- Penggalian tanah dengan cara dibor sesuai dengan diameter rencana pondasi dan kedalaman pondasi.
- Jika tanahnya mudah runtuh dapat diberi chasing terlebih dahulu untuk menghindari longsornya dinding lubang hasil pengeboran. Setelah chasing tertancap sisa lumpur dan material yang lain yang ada di lubang pengeboran dipompa naik.


- Diberikan rangkaian tulangan kedalam lubang.
- Dicor lubang tersebut dengan beton segar.
Lanjutannya pemotongan kepala bore pile dan pembuatan Pile Cap Pondasi
Mengapa Uji Sondir (Soil Test ) itu Penting ?
Autor grah@bj | 25.01.2013 | Category Soil Test - Sondir, SPT
Mengapa Uji Sondir (Soil Test ) itu Penting ?
Uji Sondir sangat Penting !!! Karena…,
Pengujian sondir merupakan salah satu pengujian penetrasi yang bertujuan untuk mengetahui daya dukung tanah pada setiap lapisan serta mengetahui kedalaman lapisan pendukung yaitu lapisan tanah keras. Hal ini dimaksudkan agar dalam mendesain Pondasi yang akan digunakan sebagai penyokong kolom bangunan diatasnya memiliki faktor Keamanan (safety factor) yang tinggi sehingga bangunan diatasnya tetap kuat dan tidak mengalami penurunan atau settlement yang dapat membahayakan dari sisi keselamatan akan bangunan dan penghuni didalamnya.
Banyak terjadi kegagalan struktur (bangunan roboh/ runtuh) akibat tidak diperhatikan pentingnya Pengujian Soil test ini, untuk itu sangat di sarankan untuk melakukan pengujian tanah (sondir) ini, sehingga dapat didesain jenis pondasi yang aman dan efektif sesuai dengan karakteristik tanah dari bangunan yang akan dibangun.
Apa itu Alat Sondir?
Sondir adalah alat berbentuk silindris dengan ujungnya berupa konus. Biasanya dipakai adalah bi-conus type Begemann yang dilengkapi dengan selimut/jacket untuk mengukur hambatan pelekat lokal (side friction) dengan dimensi sbb :
- Sudut kerucut conus : 60’
- Luas penampang conus : 10.00cm2
- Luas selimut/jacket : 150cm2.
Dalam uji sondir, stang alat ini ditekan ke dalam tanah dan kemudian perlawanan tanah terhadap ujung sondir (tahanan ujung) dan gesekan pada silimur silinder diukur. Alat ini telah lama di Indonesia dan telah digunakan hampir pada setiap penyelidikan tanah pada pekerjaan teknik sipil karena relatif mudah pemakaiannya, cepat dan amat ekonomis.
Sesungguhnya alat uji sondir ini merupakan representase atau model dari pondasi tiang dalam skala kecil. Teknik pendugan lokasi atau kedalaman tanah keras dengan suatu batang telah lama dipraktekan sejak zaman dulu. Versi mula-mula dari teknik pendugaan ini telah dikembangkan di Swedia pada tahun 1917 oleh Swedish State Railways dan kemudian oleh Danish Railways tahun 1927. Karena kondisi tanah lembek dan banyaknya penggunaan pondasi tiang, pada tahun 1934 orang-orang Belanda memperkenalkan alat sondir sebagaimana yang kita kenal sekarang (Barentseen, 1936).
Metode ini kemudian dikenal dengan berbagai nama seperti: “Static Penetration Test” atau , Duch Cone Static Penetration Test dan secara singkat disebut sounding saja yang berarti pendugaan. Di Indonesia kemudian dinamakan sondir yang diambil dari bahasa Belanda.
Uji sondir saat ini merupakan salah satu uji lapangan yang telah diterima oleh para praktisi dan pakar geoteknik. Uji sondir ini telah menunjukkan manfaat untuk pendugaan profil atau pelapisan (stratifikasi) tanah terhadap kedalaman karena jenis perilaku tanah telah dapat diindentifikasi dari kombinasi hasil pembacaan tahanan ujung dan gesekan selimutnya.
Besaran penting yg diukur pada uji sondir adalah perlawanan ujung yg diambil sebagai gaya penetrasi per satuan luas penampang ujung sondir (qc). Besarnya gaya ini seringkali menunjukkan identifikasi dari jenis tanah dan konsistensinya. Pada tanah pasiran, tahanan ujung jauh lebih besar daripada tanah butiran halus.
Apa hubungan kuat dukung tanah dengan data sondir (qc). Anda dapat melihat hubungan nilai tahanan konus (qc) terhadap konsistensi tanah, sebagai berikut :
- tanah yang sangat lunak nilai qc < 5 kg/cm2,
- lunak 5-10 kg/cm2,
- teguh 10-20 kg/cm2,
- kenyal 20-40 kg/cm2,
- sangat kenyal 40-80 kg/cm2,
- keras 80-150 kg/cm2, dan
- sangat keras > 150 kg/cm2.
Pelaksanaan test sondir ini mengacu pada prosedur ASTM.D.3441, dimana nilai perlawanan conus (qc) dan nilai hambatan pelekat lokal atau side friction (fs) diamati setiap interval kedalaman 20cm dengan kecepatan penetrasi saat pembacaan nilai qc dan fs, diusahakan konstan yaitu kurang lebih 2cm/detik.
Test ini dilaksanakan hingga mencapai kemampuan maksimum alat, yakni nilai tekanan total atau qc = 250kg/cm2 atau hingga mencapai kedalaman maksimum dibawah permukaan tanah setempat.
Hasil test sondir ini disajikan berupa diagram atau grafik hubungan antara kedalamaan dengan qc, fs, total friction dan friction ratio.
Adalah pekerjaan pengambilan sample tanah asli untuk mengetahui kondisi tanah perlayer dan jika dimungkin sampai ke tanah keras. Dalam boring ini sekaligus dilakukan dengan SPT (standard penetration test) disetiap interval 2,0m. Hal ini mengacu sesuai dengan prosedur ASTM D.1586, dengan berat hammer adalah 63,5kg dan tinggi jatuh bebas hammer adalah 76cm. Biasanya untuk pelaksanaan test digunakan Hammer Otomatis.
Contoh tanah yang diperoleh dari tabung SPT, dimasukan dalam kantong plastik dan diberi label nama sesuai dengan nilai/jumlah pukulan, kedalaman dan nomor bornya. Contoh tanah yang diperoleh dari SPT tsb bisa digunakan untuk visual description maupun test laboratorium bila diperlukan.
Dalam Uji Laboratorium atas contoh tanah yang di peroleh dari pemboran meliputi antara lain :
- Index Properties
- Water Content : Perbandingan berat kandungan air terhadap berat tanah kering dinyatakan dalam persen.
- Wet Density : Nilai berat isi tanah (basah) yaitu perbandingan anatar berat tanah lembab asli per sartuan volume, dalam gr/cm3.
- Dry Density : Nilai isi tanah (kering) yaitu perbandingan anatar berat tanah kering per satuan volume, dalam gr/cm3.
- Specific Gravity (ASTM.D854) : Nilai berat jenis butiran.
- Degree of Saturation : Derajat kejenuhan tanah yaitu prosentase berat air yang mengisi rongga atau pori-pori dalam persen.
- Atterberg Limits (ASTM D.4318) : Batas Cair (liquid limit), batas Plastis (plastic limit), dan indeks plastis (plasticity index). Dari test ini juga bisa diketahui clasifikasi tanah berdasarkan ketentuan USCS (unified soil classification system).
- Enginerring Properties
- Unconfined Compression (ASTM D.2166) : diperoleh nilai daya dukung tanah dalam keadaan tanpa tekanan samping (uncofined) yang dinyatakan dalam satuan kg/cm2.
- Triaxial UU Test (ASTM D.2850) : Bertujuan untuk mendapatkan nilai kohesi c (kg/cm2). Dan sudut gelincir dalam atau internal friction angel tanpa tekanan pori dan dengan tekanan pori dinyatakan dalam derajat.
- Consolidation (ASTM D.2435) : untuk mendapatkan parameter koefisien konsolidasi dan indeks konsolidasi untuk menghitung penurunan pondasi bangunan.
Metode pelaksanaan uji laboratorium ini disesuaikan dengan Standard ASTM untuk setiap jenis test bersangkutan.
Jika lokasi bangunan berupa tanah rawa yang cukup dalam, maka jenis pondasi yang dipilih tiada lain adalah pondasi tiang. Pondasi tiang bisa berupa; tiang-tiang pancang (spun pile, mini pile, dsb) atau berupa bor pile. Tiang pancang mungkin sedkit lebih ekonomis dibandingkan dengan bor pile, akan tetapi pemilihan jenis pondasi ini perlu mempertimbangkan efek getarannya yang dapat merusak banguan di sekitarnya. Meskipun jenis pondasi bor pile lebih mahal, namun dalam pelaksanaannya tidak menimbulkan getaran atau vibrasi.
Jika Anda ingin merencanakan pondasi tiang pada tanah rawa yang cukup dalam, sebaiknya tempatkan pada kedalaman yang nilai qc sama atau lebih 150 kg/cm2. Hal ini menunjukkan bahwa Anda telah menempatkan tiang-tiang pondasi pada tanah keras, dengan demikian tidak perlu dikhawatirkan lagi terjadi penurunan (settlement).
Jika anda membutuhkan Uji Sondir (Soil Test / Analisa Kondisi Tanah), kami siap membantu anda dengan penawaran yang terjangkau dan untuk memberikan Analisa dan desain yang cocok dan aman untuk Pondasi Bangunan Anda.
Call Us :
Konstrusi Baja Bangunan Pabrik, Gudang, Workshop
Autor grah@bj | 24.01.2013 | Category Konstruksi Baja, Kontraktor Baja, Kontraktor Bangunan, Struktur Baja
Struktur Bangunan dengan Konstruksi Baja untuk Pabrik – Gudang – Workshop – Hall :
Sifat Baja sebagai Material Struktur Bangunan :
Baja merupakan bahan yang mempunyai sifat struktur yang sangat baik sehingga pada akhir abad 19, dimulainya menggunaan baja sebagai bahan struktur ( konstruksi ) utama, ketika itu metode pengolahan baja yang murah dikembangkan dengan skala yang luas. Sifat Baja mempunyai kekuatan yang tinggi dan sama kuat pada kekuatan tarik maupun tekan dan oleh karena itu baja adalah menjadi elemen struktur yang memiliki batasan sempurna yang akan menahan beban jenis tarik aksial, tekan aksial, dan lentur dengan fasilitas yang hampir sama pada konstruksi (struktur) nya. Berat jenis baja tinggi, tetapi perbandingan antara kekuatan terhadap beratnya juga tinggi sehingga komponen baja tersebut tidak terlalu berat jika dihubungkan dengan kapasitas muat bebannya, selama bentuk-bentuk struktur (konstruksi) yang digunakan menjamin bahwa bahan tersebut dipergunakan secara efisien.
Kontraktor Bangunan Jakarta
Autor grah@bj | 23.01.2013 | Category Konstruksi Baja, Kontraktor Baja, Kontraktor Bangunan, Struktur Baja, Struktur Beton
Welcome to “Jasa Kontraktor Bangunan – Bangun Rumah, Ruko, Gedung Kantor” ,…
Grahabagunjaya.com adalah perusahaan ‘Jasa Kontraktor Bangunan spesialis Bangun Rumah, Bangun Ruko Bangun Gedung Kantor, Bangun Pabrik – Gudang, Bangun Hotel Resort, Renovasi Rumah tinggal, Renovasi Vila, Renovasi Apartemen, dengan Konstruksi Atap Baja Ringan, Konstruksi beton’ yang didukung oleh tenaga ahli dan sumber daya yang berpengalaman lebih dari 12 tahun dalam membangun Rumah idaman, Ruko, Gedung Kantor, dll. Apabila anda kesulitan dalm men desain rumah, ruko ataupun gedung kantor anda, kami siap membantu anda dengan menggunakan Jasa Konsultan Arsitek kami untuk men desain sesuai dengan keinginan dan ‘konsep desain’ yang berkaitan dengan ‘arsitektural bangunan’ seperti pemilihan model rumah, sketsa rumah, layout rumah, denah rumah, tren rumah, bahkan interior desain maupun landscaping untuk memenuhi ‘Total Solution Concept Design’ rumah atau bangunan anda..!
Konstruksi Beton
Autor grah@bj | 22.01.2013 | Category Konstruksi Beton, Kontraktor Bangunan, Struktur Beton
Anda tahu apa itu Beton Bertulang..?
Bahan komposit adalah suatu jenis bahan baru hasil rekayasa yang terdiri dari dua atau lebih bahan dimana sifat masing-masing bahan berbeda satu sama lainnya baik itu sifat kimia maupun fisikanya dan tetap terpisah dalam hasil akhir bahan tersebut.
Beton bertulang merupakan material komposit yang terdiri dari beton dan baja tulangan yang ditanam di dalam beton. Dengan bekerja bersama-sama maka beton bertulang merupakan material yang saling melengkapi, karena material beton kuat terhadap tekan dan untuk material baja tulangan kuat terhadap tarik. Bentuk paling umum dari beton adalah beton semen Portland, yang terdiri dari agregat mineral (biasanya kerikil dan pasir), semen dan air.
Kontraktor Bangun Rumah Idaman
Autor grah@bj | 21.01.2013 | Category Arsitek, Konstruksi Baja, Konstruksi Beton, Kontraktor Baja, Kontraktor Bangunan, Rumah Bangun Baru
Kontraktor Bangunan : Bangun Rumah Idaman :
Kebanyakan orang ingin dan mendambakan bangunan rumah idaman yang nyaman bahkan sehat di huni dimana sesuai dengan kebutuhan dan keingunan pemilik rumah tersebut, hal ini berhubungan dengan bagaimana kita merancang fungsi antar ruangnya yang membuat penghuni akan merasa betah untuk tinggal lebih lama bercengkerama dengan keluarga, bahkan menjadikan rumah sebagai bagian dari aktivitas yang sehat antar penghuninya. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan perencanaan yang baik dan benar terhadap pengaturan lay out yang baik, penataan sirkulasi udara dan pencahayaan serta kualitas bahan bangunan yang terencana dengan baik. Jangan sampai kesalahan dilakukan di awal perencanaan yang kurang baik atau tidak terencana dengan matang sehingga yang dapat membuat kegagalan atau pekerjaan bongkar dan pasang yang dapat menyebabkan biaya tambahan atas perbaikan bahkan dapat membuat kualitas bangunan yang menjadi kurang baik dan menurunkan mutu kekuatannya.
Categories
- Arsitek (1)
- Konstruksi Baja (3)
- Konstruksi Beton (2)
- Kontraktor Baja (3)
- Kontraktor Bangunan (4)
- Pondasi (1)
- Rumah Bangun Baru (1)
- Soil Test – Sondir (1)
- SPT (1)
- Struktur Baja (2)
- Struktur Beton (2)
Archives
Calendar
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Jan | ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | ||
Blogroll
Copyright 2011 grahabangunjaya.com. Supported by sientech.com






